Tudung turun, dan nyala di telapak santa itu padam.
Saint Wick
Seribu tahun ia menyala di tengah Tallowreach: tiga kilometer lilin putih, dengan nyala seterang matahari kedua.
Dari lelehannya kami menuang jalan dan mendirikan katedral. Orang mati kami baringkan sebagai lilin, supaya kelak bisa dinyalakan lagi.
Kini sumbunya hampir habis, dan ordo Snuffer pecah dua. Separuh hendak memadamkannya sebelum ia rubuh menimpa lembah. Separuh lagi hendak membakar kota agar ia menyala sekali lagi.
Yang masih berdiri
Keempatnya memakai tudung pemadam kecil di leher. Alasan mereka tidak sama.
Maren Slake
Snuffer. Separuh tubuhnya sudah lilin, dan ia masih memanggul halberd pemadam.
"Aku sudah memadamkan seribu lilin. Satu lagi tidak akan menambah dosaku."
Lisette Moll
Pencuri sumbu. Ia mengambil api dari orang mati sebelum keluarganya sempat berkabung.
"Sumbu orang mati tidak dipakai lagi. Aku cuma meminjamnya lebih lama."
Brother Ash
Pembuat lilin, buta sejak kecil. Ia menuang ulang orang mati ke cetakan perunggu.
"Aku tidak perlu melihat wajahmu. Cetakannya masih ingat."
Aubrielle Pyre
Snuffer pemberontak dengan obor ganda. Ia ingin menyalakan dewa dengan membakar kota.
"Kota bisa dituang lagi dari lilin. Dewa tidak."
Hidup di bawah nyala
Empat aturan yang dipegang setiap Snuffer, setia atau tidak.
Sconce adalah tempat istirahat dan juga cetakan. Saat kamu mati, tubuhmu meleleh lalu dituang ulang di Sconce terakhir yang kamu nyalakan.
Dekat api, seranganmu menguat dan zirahmu melunak. Menjauh dari api, tubuhmu mengeras lagi dan pukulanmu ikut melambat.
Ordo penjaga api ini sudah terbelah. Pilihanmu di tiap wilayah menentukan sisi mana yang masih mau membuka gerbang untukmu.
Enam belas santa yang meleleh menjaga enam wilayah. Masing-masing membawa nyala sendiri, dan tiap nyala dipadamkan dengan cara yang berbeda.
Saint Ovelle
Dulu ia santa pelindung kota. Kini tubuhnya menyatu dengan kaki Saint Wick, wajahnya menetes tanpa henti, dan tangannya sebesar menara lonceng.
Begitu kamu masuk ke arenanya, semua lilin padam. Yang tersisa hanya cahaya biru dari lilin yang mendingin.
"Jangan tiup apiku. Aku sudah lupa cara menyala."
Panas Tubuh
Melt menghitung jarakmu dari api. Pilih seberapa dekat Maren berdiri.
Jarak dari apiGunakan tombol panah untuk berpindah jarak.
Serangan
100
Zirah
64
Halberd mulai berpijar. Satu pukulan penuh bisa mematahkan perisai.
Dari dalam Tallowreach
Enam potongan dari demo The First Sconce dan wilayah sesudahnya.
Halberd Pemadam
Tangkai besi berbalut kulit dan tudung perunggu berbentuk lonceng. Tudungnya menutup nyala lawan dan mematikan api di tubuh mereka.
Enam cincin
Lelehan Saint Wick membeku melingkar seperti cincin pohon. Makin dekat ke kaki dewa, makin tua lilinnya.
Cathedral of Drip
Katedral yang terus meleleh ke dalam dirinya sendiri. Loncengnya sudah lama tenggelam di lantai.
Unduh Demo The First Sconce
Demo memuat Cathedral of Drip, dua Guttered Saints, dan Sconce pertama. Simpananmu terbawa ke rilis penuh pada 2027.
Pilih platform
Pertanyaan
Apa isi demo The First Sconce?
Wilayah Cathedral of Drip dari awal sampai akhir, dua Guttered Saints, tiga kelas senjata, dan sistem Melt utuh. Lama mainnya sekitar tiga sampai lima jam.
Apakah progres demo terbawa?
Ya. Simpanan demo bisa dilanjutkan di rilis penuh pada platform yang sama.
Seberapa sulit Tallowreach?
Sulit, dengan pola musuh yang bisa dipelajari. Melt memberi pilihan: dekati api untuk memukul lebih keras, atau menjauh supaya tubuhmu lebih kuat menahan pukulan.
Bisa dimainkan bersama teman?
Tidak. Tallowreach dimainkan sendiri dari awal sampai akhir.
Bahasa apa yang tersedia?
Teks dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Suara dalam Bahasa Inggris.
Spesifikasi PC minimum?
Windows 10 64-bit, prosesor enam inti, RAM 16 GB, kartu grafis 6 GB VRAM, dan ruang SSD 40 GB.